[Integrasi] E-Klaim INA-CBG

E-Klaim INA-CBG.

Koding ICD-10/ICD-9-CM ke grouper INA-CBG, dengan antrean outbox tahan-gangguan — klaim dikirim ulang otomatis dan tidak hilang saat jaringan terputus.

Masalah nyata

Klaim yang menggantung adalah arus kas yang tertahan.

Saat endpoint E-Klaim atau jaringan bermasalah, klaim bisa gagal terkirim tanpa jejak yang jelas — tim klaim tidak tahu mana yang berhasil, dan pendapatan rumah sakit tertahan. Ini bukan masalah tarif; ini masalah keandalan pengiriman.

Adievia memakai pola outbox: klaim tidak dikirim "sekali coba lalu hilang", melainkan diantrekan dan dikirim ulang otomatis sampai berhasil — dengan status yang bisa direkonsiliasi.

Alur E-Klaim

Dari koding ke klaim terkirim.

[01]

Koding diagnosis & tindakan

Diagnosis (ICD-10) dan tindakan (ICD-9-CM) dikodekan dari dokumentasi klinis di RME sebagai dasar pengajuan klaim.

[02]

Grouper INA-CBG

Data dikelompokkan melalui grouper INA-CBG untuk menentukan tarif casemix sesuai ketentuan.

[03]

Antrean outbox tahan-gangguan

Klaim masuk antrean outbox: bila jaringan atau endpoint terputus, klaim dikirim ulang otomatis dan tidak hilang.

[04]

Rekonsiliasi status

Status pengiriman klaim direkonsiliasi sehingga tim klaim tahu mana yang terkirim, tertunda, atau perlu tindak lanjut.

Menghadapi transisi iDRG

Kami menyiapkan fondasi teknis, bukan menjual kepastian yang belum ada.

Casemix Indonesia diarahkan bergerak dari INA-CBG ke iDRG. Belum ada kepastian go-live nasional, dan transisi mungkin berjalan dual-running. Yang bisa kami pastikan sekarang: koding ICD-10/ICD-9-CM yang rapi dan arsitektur grouper + outbox yang dirancang agar bisa menyesuaikan format grouper baru begitu aturannya final. Kami tidak mengarang tanggal atau status.

Panduan lengkap transisi INA-CBG ke iDRG

FAQ

Pertanyaan tentang E-Klaim INA-CBG.

Outbox adalah pola rekayasa keandalan: klaim yang akan dikirim disimpan dulu di antrean lokal, lalu dikirim ke endpoint E-Klaim. Jika koneksi gagal, klaim otomatis dikirim ulang dan tidak hilang. Ini langsung menjawab keluhan umum operator: klaim "menggantung" atau gagal saat endpoint down.

Diagnosis memakai ICD-10 dan tindakan memakai ICD-9-CM, sesuai praktik casemix INA-CBG. Kualitas koding tetap bergantung pada kelengkapan dokumentasi klinis di RME.

Kami jujur: belum ada kepastian go-live nasional iDRG, dan skenario transisi bisa berupa dual-running. Yang bisa kami siapkan adalah fondasi teknis — koding ICD-10/ICD-9-CM yang rapi dan arsitektur grouper + outbox yang siap menyesuaikan format grouper baru saat aturannya final. Kami tidak mengarang tanggal.

Ya. Data pelayanan dari alur BPJS (verifikasi peserta, SEP) mengalir ke penyiapan klaim INA-CBG. Lihat halaman integrasi BPJS VClaim untuk sisi verifikasi & SEP.

Next step

Hentikan klaim yang hilang di tengah jalan?