Permenkes 24/2022
Rekam Medis Elektronik — dirancang mengikuti 28 kriteria asesmen.
SIMRS yang dibangun dari sisi kode oleh praktisi yang paham aturan kesehatan dan perlindungan data — bukan ditambal setelah audit. Dirintis dari Bulukumba dengan satu keyakinan: setiap rumah sakit berhak atas sistem yang patuh, terintegrasi, dan benar-benar mereka miliki.
Visi
Satu standar mutu untuk semua RS, apa pun ukuran dan lokasinya — patuh aturan sejak baris kode pertama, terhubung langsung ke ekosistem Kemenkes, dan datanya tetap sepenuhnya milik RS.
Misi
Kekayaan intelektual
Hak Cipta Program Komputer "SIMRS Adievia" resmi tercatat pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum Republik Indonesia, dengan Nomor Pencatatan 001288172, sesuai UU 28/2014 tentang Hak Cipta.
Pemegang Hak Cipta: PT ADIEVIA MEDIKA TEKNOLOGI. Hak Moral tetap melekat pada Pencipta sesuai Pasal 5 UU 28/2014.
10 standar
Kepatuhan dibangun ke dalam arsitektur sejak fondasi — sebagian kontrol sudah berjalan, sebagian dalam penyelesaian menuju peluncuran (Q3 2027).
Rekam Medis Elektronik — dirancang mengikuti 28 kriteria asesmen.
Consent, hak akses, hak hapus, hak portabilitas data.
Jejak audit tahan-rusak (hash chain SHA-256) atas operasi rekam medis; kebijakan retensi mengikuti Permenkes 24/2022 (5 thn / 25 thn anak).
AES-256-GCM field-level untuk data sensitif saat tersimpan, TLS 1.2/1.3 saat dikirim.
TOTP (RFC 6238) + passkey/WebAuthn + backup code sekali-pakai; akun dapat diwajibkan MFA.
Deterministik (tetap bisa dicari) untuk NIK, BPJS, nomor paspor; data sensitif lain dienkripsi dengan IV acak.
Sistem permission per role dan modul yang fleksibel berkembang, sinkron antara aplikasi dan database.
Adievia menyediakan integrasi BSrE bila RS ingin mengaktifkan TTE pada resume medis, surat dokter, dan persetujuan klinis. Layanan TTE BSrE beserta sertifikatnya adalah langganan terpisah dari penyelenggara — bukan termasuk lisensi Adievia.
Mekanisme pembekuan data untuk dukungan litigasi — dijadwalkan pada fase pemantapan menjelang peluncuran.
Pengujian pemulihan berkala di lingkungan uji — prosedur diverifikasi & dimatangkan pada fase menjelang peluncuran.
Trust
Tim
Adievia dirintis oleh praktisi healthcare-tech yang memahami aturan Permenkes 24/2022 dari sisi kode, bukan sekadar checklist jualan.
Founder & Software Architect
Memimpin arsitektur SIMRS Adievia — 49 modul backend Go + frontend React/TypeScript, membangun integrasi SATUSEHAT FHIR R4, BPJS PCare + V-Claim, SISRUTE, e-Klaim INA-CBG, BSrE, DICOM PACS, dan HL7 v2 LIS.
Fokus pada SIMRS yang dirancang memenuhi Permenkes 24/2022 + UU 27/2022 PDP sejak desain awal — kepatuhan dibangun ke dalam arsitektur, bukan ditambal belakangan. Berbasis di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Profil terverifikasi di LinkedInKonsultatif — belum tim tetap
Saat ini Adievia dikembangkan langsung oleh foundernya. Validasi alur klinis didukung secara konsultatif oleh dokter, perawat, dan tenaga rekam medis, ditambah kontributor dari komunitas open-source healthcare Indonesia. Tim tetap akan dibangun bertahap bersama rumah sakit pertama yang bergabung — RS Anda bisa menjadi referensi pertama kami.