[Panduan Regulasi] Kewajiban SATUSEHAT

Kewajiban SATUSEHAT.

Kewajiban terhubung SATUSEHAT kini bukan wacana — pada 2026 sekitar 1.306 rumah sakit sudah dikenai sanksi administratif. Ini peta kewajiban, sanksi bertahap, dan langkah kesiapan, dijelaskan tanpa menakut-nakuti.

Dasar hukum

Wajib, dan sekarang benar-benar ditegakkan.

Kewajiban interoperabilitas data kesehatan melalui SATUSEHAT bertumpu pada Permenkes 24/2022 tentang Rekam Medis, dan dipertegas Permenkes 6/2026 tentang Rumah Sakit yang mewajibkan setiap RS terhubung ke SATUSEHAT dengan pengiriman RME secara real-time.

Perbedaan besar di 2026: penegakan sudah berjalan. Kementerian Kesehatan menjatuhkan sanksi administratif kepada sekitar 1.306 rumah sakit (± 44%) yang belum menuntaskan integrasi RME ke SATUSEHAT — mayoritas justru rumah sakit milik pemerintah.

Pahami kewajiban SIMRS di Permenkes 6/2026

Sanksi bertahap

Apa risikonya bila menunda.

Sanksi bersifat administratif dan bertahap — mengacu Permenkes 24/2022 dan surat edaran Menkes. Kami memetakannya agar RS bisa menakar risiko secara wajar, bukan untuk menakut-nakuti.

[01]

Teguran tertulis

Tahap awal bagi fasyankes yang belum menuntaskan pengiriman RME ke SATUSEHAT.

[02]

Pembatasan layanan tertentu

Beberapa layanan dapat dibatasi selama status kepatuhan belum dipulihkan.

[03]

Penurunan status akreditasi

Bagi rumah sakit terakreditasi, sanksi dapat berupa penurunan status akreditasi satu tingkat.

[04]

Rekomendasi pembekuan izin

Bagi RS yang belum terakreditasi dan telah beroperasi lebih dari dua tahun, dapat direkomendasikan pembekuan izin berusaha.

Langkah kesiapan

Dari terpasang ke benar-benar mengirim data.

Banyak RS "sudah punya sistem" tapi datanya belum benar-benar mengalir ke SATUSEHAT. Empat langkah ini yang menentukan kepatuhan nyata.

[01]

RME real-time sebagai sumber

Pengiriman ke SATUSEHAT bertumpu pada RME yang mencatat data secara real-time — bukan input manual terpisah.

[02]

Registrasi organisasi & kredensial

RS meregistrasi organisasi di SATUSEHAT dan memperoleh kredensial akses platform.

[03]

Bridging FHIR R4

Data klinis dipetakan ke resource FHIR R4 dan dikirim melalui platform SATUSEHAT.

[04]

Uji lalu aktivasi produksi

Pengiriman diuji di sandbox sebelum diaktifkan ke produksi, dengan pemantauan agar data mengalir konsisten.

Modul bridging SATUSEHAT Adievia sudah siap; aktivasi produksi tetap mengikuti registrasi & sertifikasi masing-masing rumah sakit. Kami mendampingi, bukan mengklaim status yang belum terbit.

FAQ

Pertanyaan seputar kewajiban SATUSEHAT.

Ya. Kewajiban interoperabilitas melalui SATUSEHAT mengacu pada Permenkes 24/2022 tentang Rekam Medis, dan dipertegas oleh Permenkes 6/2026 tentang Rumah Sakit yang mewajibkan setiap rumah sakit terhubung ke platform SATUSEHAT dengan pengiriman rekam medis elektronik secara real-time.

Nyata dan sudah ditegakkan. Pada awal 2026, Kementerian Kesehatan menjatuhkan sanksi administratif kepada sekitar 1.306 rumah sakit (kurang lebih 44%) yang belum menuntaskan integrasi RME ke SATUSEHAT — mayoritas justru rumah sakit milik pemerintah. Kemenkes juga sempat memberi tenggat perbaikan pada rentang 30 Maret–30 Juni 2026 untuk memulihkan status tanpa survei ulang.

RS Tipe A dan B diarahkan sudah terintegrasi lebih awal (2023–2024), sedangkan Tipe C dan D memiliki tenggat yang lebih fleksibel. Namun karena penegakan sudah berjalan, semua tipe perlu memastikan pengiriman datanya benar-benar berjalan, bukan sekadar terpasang.

Kami jujur: Adievia menyediakan RME dan modul bridging FHIR R4 yang siap, serta mendampingi onboarding-nya. Namun sertifikasi dan aktivasi produksi SATUSEHAT melekat pada masing-masing rumah sakit (registrasi organisasi, kredensial, kesiapan data). Kami menyediakan alat dan pendampingan, bukan menjual status kepatuhan instan.

Sejak SEB 30 Juli 2026, makin erat: klaim JKN diarahkan bersumber dari RME terintegrasi SATUSEHAT — menurut pemberitaan resmi, uji coba mulai Agustus 2026 dan "No RME, No Claim" ditargetkan berlaku penuh pada 2027 (detail menunggu juknis). Artinya pengiriman SATUSEHAT yang lengkap dan konsisten bukan lagi sekadar kewajiban interoperabilitas; ia akan menjadi bagian dari jalur pendapatan rumah sakit.

Next step

Pastikan data RS Anda benar-benar mengalir ke SATUSEHAT?